Showing posts with label Purbalingga. Show all posts
Showing posts with label Purbalingga. Show all posts

Monday, 27 July 2015

Bupati Purbalingga Resmikan Portal Wisata Gunungwuled

SIARAN PERS DAPAT SEGERA DITERBITKAN


Bupati Purbalingga Resmikan Portal Wisata Gunungwuled




PURBALINGGA. Bupati Purbalingga Sukento Ridho Marhaendrianto secara resmi meluncurkan website organisasi Jejaring Masyarakat Intra Gunungwuled bernama www.jemarigunungwuled.or.id, Senin (20/7). Portal online ini dibangun dengan tujuan utama untuk mempromosikan wisata alam di Desa Gunungwuled.

Acara peluncuran digelar di Masjid Zadid Taqwa Desa Gunungwuled. Peresmian ini juga disaksikan oleh Camat Rembang Suwarto dan Kepala Desa Gunungwuled Suwarno.

Bupati Purbalingga mengapresiasi keberadaan pemuda yang ingin mengembangkan desanya menjadi daerah wisata. Beberapa potensi wisata yang bisa dikembangkan di Gunungwuled di antaranya adalah air terjun atau Curug Bawahan, Curug Kalipete, Sumber Air Panas Kali Anget, Petilasan Si Onje, Puncak Gunung Pucung dan Watu Geong. "Ini adalah potensi desa yang harus dikembangkan menjadi obyek wisata," ungkap Sukento.

Untuk mengembangkan daerah wisata, menurut Sukento, yang pertama kali harus diperhatikan adalah akses transportasi menuju lokasi obyek wisata. Saat ini beberapa lokasi wisata di Gunungwuled cukup mudah dijangkau dengan kendaraan bermotor.

Salah satunya adalah Curug Bawahan yang sudah bisa dijangkau hingga hingga ke lokasi air terjun dengan menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua. Selain itu, akses transportasi menuju puncak Gunung Pucung dan Watu Geong sudah menjangkau hingga Dusun Sidamukti.

Selanjutnya perjalanan ke puncak bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 15 menit. Sedangkan lokasi sumber air panas Kali Anget masih sulit dijangkau dan tersembunyi di tengah hutan pinus Dusun Pentul Gunung.  

Selain menawarkan keindahan alam sebagai obyek wisata utama, ia meminta warga masyarakat desa sepanjang perjalanan menuju obyek wisata menghiasi halaman rumahnya dengan taman dan bunga agar terlihat lebih indah.

Lalu untuk promosi wisata, Sukento menyarankan agar selain melalui website, promosi juga gencar dilakukan lewat media sosial seperti Facebook, Twitter, Path, BBM, Line dan lain-lain. "Pasang foto gadis cantik dan pemuda yang ganteng saat berada di lokasi wisata, biar menarik," ujar Sukento.

Jika obyek wisata dan masyarakat sekitar sudah siap menyambut wisatawan, maka Desa Gunungwuled selanjutnya bisa ditetapkan sebagai sebuah desa wisata.  

Ketua Jejaring Masyarakat Intra Gunungwuled (Jemari Gunungwuled), Zulfikar Abdullah Iman Haqiqi mengatakan Jemari Gunungwuled aktif mempromosikan potensi wisata Gunungwuled melalui internet dan media sosial. "Wisatawan yang datang ke Gunungwuled, terutama Curug Bawahan, Gunung Pucung dan Watu Geong terus bertambah. Sayangnya pengelolaan obyek wisata belum maksimal," kata Zulfikar.

Ia berharap dengan adanya dukungan dari Bupati Purbalingga, Desa Gunungwuled bisa mendapatkan pembinaan dan dukungan dana agar bisa berkembang menjadi desa wisata. 

Jejaring Masyarakat Intra Gunungwuled atau Jemari Gunungwuled merupakan sebuah organisasi kepemudaan yang bermarkas di Desa Gunungwuled Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Organisasi ini benar-benar murni buah kreatifitas pemuda, bukan organisasi bentukan pemerintah atau partai politik tertentu. Maka keunikan organisasi ini tidak akan bisa ditemui di organisasi pemuda lainnya terutama yang berbasis di pedesaan.

Organisasi berlambang lentik jemari ini resmi berdiri pada 11 Januari 2011. Setelah media sosial berkembang pesat, pembangunan organisasi banyak mengandalkan grup Facebook. Saat ini anggota grup Facebook Jemari Gunungwuled berjumlah lebih dari 600 orang. 
 
Sebagai organisasi pemuda yang independen dan bebas dari kepentingan politik, Jemari Gunungwuled bergerak dengan fokus kegiatan di bidang sosial kemasyarakatan. Rangkaian kegiatan organisasi yang pernah digelar di antaranya adalah pemutaran film Purbalingga, gelar seni dan budaya Gunungwuled, parade band se-Kecamatan Rembang, lomba fashion show anak usia dini, buka bersama dan santunan anak yatim piatu, pengajian akbar, pengembangan tempat wisata Gunung Pucung, arisan dan lain-lain. 

Contact person: Sofyan Nur Hidayat 081326403362

Tuesday, 23 June 2015

Ini Lho! Sekolah Zaman Hindia Belanda di Purbalingga

Di zaman penjajahan Belanda, sekolah modern sudah berdiri di Purbalingga. Kendati begitu, lembaga pendidikan ini masih elitis dan hanya menerima murid keturunan Belanda dan anak para bangsawan Jawa. Sedangkan rakyat jelata dibiarkan bodoh dan tak terdidik. Maklum, Belanda tak ingin pribumi menjadi cerdas dan memberontak demi melanggengkan kekuasaan kolonial.

Tak jelas, kapan sekolah modern berdiri pertama kali di Purbalingga. Penelusuran yang dilakukan oleh Jemari Gunungwuled juga belum menemukan titik terang. Untuk membuka tabir sejarah sekolah modern di Purbalingga, kami hanya mengandalkan dokumen dari Lembaga Kerajaan Belanda untuk Kajian Asia Tenggara dan Karibia atau Koninklijk Institute voor de Taal-, Land- en Vokenkunde (KITLV) yang berpusat di Leiden Belanda.

Dua buah potret tua dari perpustakaan yang menyimpan dokumen-dokumen Hindia Belanda ini diberi keterangan Poerbolinggo. Perlu diketahui sejumlah dokumen foto KITLV menyebut nama Purbalingga dengan Poerbolinggo in Midden-Java. Label pada dua potret tua itu menyebut angka tahun 1909 dan 1932.

Sejarah lahirnya sekolah modern di Purbalingga tak lepas dari Politik Etis. Politik Balas Budi pada jaman Hindia Belanda ini menjadi awal lahirnya sekolah-sekolah modern di Indonesia. Politik etis merupakan respons Ratu Wilhelmina atas kritik terhadap kebijakan tanam paksa di Hindia Belanda.

Ratu Wilhelmina yang bernama lengkap Wilhelmina Helena Pauline Marie van Orange-Nassau memimpin Kerajaan Belanda sejak 1890 - 1948. Pada 17 September 1901, Ratu Wilhelmina yang belum lama naik tahta menegaskan, bahwa pemerintah Belanda mempunyai panggilan moral dan hutang budi (een eerschuld) terhadap bangsa pribumi di Hindia Belanda.

Sang Ratu mewujudkan gagasannya itu dalam program Trias Politika yang meliputi:
1. Irigasi (pengairan), membangun dan memperbaiki pengairan-pengairan dan bendungan untuk keperluan pertanian
2. Emigrasi yakni mengajak penduduk untuk bertransmigrasi
3. Edukasi yakni memperluas dalam bidang pengajaran dan pendidikan

Kebijakan Ratu Wilhelmina ini dipengaruhi oleh kaum Etis yang dipelopori oleh Pieter Brooshooft (wartawan Koran De Locomotief) dan C.Th. van Deventer (politikus) yang membuka mata pemerintah kolonial untuk lebih memperhatikan nasib para pribumi yang terbelakang.

Berikut ini potret tua yang menggambarkan sekolah modern di jaman Hindia Belanda:

Potret ini menggambarkan keceriaan seorang guru perempuan Eropa dengan para muridnya di Purbalingga. Dokumen KITLV ini berjudul Vermoedelijk een Europese lerares met haar leerlingen te Poerbolinggo. Juru foto mengabadikan momentum ini pada tahun 1932.

www.jemarigunungwuled.or.id

Potret anak kecil Eropa. Keterangan foto menyebutkan anak laki-laki di sebelah kiri bernama Jitze dan sebelah kanan bernama Leny (satu anak lainnya tidak disebut), dengan babu mereka di sebuah taman di Wonosobo. Kendati judul foto ada keterangan Wonosobo, tapi di keterangan foto lainnya menyebut sebuah taman di Purbalingga. Juru foto membidik gambar menakjubkan ini pada tahun 1909. Dokumen KITLV berjudul: Euopese kinderen, de jongen links genaamd Jitze en het meisje geheel rechts Leny, met hun baboe in een park te Wonosobo.

www.jemarigunungwuled.or.id

Penulis: S.N. Hidayat

Friday, 19 June 2015

Ternyata Ini Jejak Kolonial Belanda di Purbalingga

Di awal abad 20, negeri ini masih dalam cengkeraman bangsa kolonial. Sebagai daerah jajahan Belanda, Indonesia kala itu disebut dengan nama Hindia Belanda. Tak terkecuali Purbalingga, yang berada di wilayah Karesidenan Banyumas, terpaksa tunduk pada kekuasaan bangsa kulit putih dari benua Eropa ini. 

Jemari Gunungwuled berusaha menelusuri bukti-bukti sejarah era kolonial di kota ini. Tak sia-sia, penelusuran kami berhasil menemukan sebuah titik terang.

Sejumlah dokumen foto dari Lembaga Kerajaan Belanda untuk Kajian Asia Tenggara dan Karibia atau Koninklijk Institute voor de Taal-, Land- en Vokenkunde (KITLV) yang berpusat di Leiden Belanda berhasil menggambarkan era kolonialisme di wilayah selatan Jawa Tengah ini.

Empat dari enam foto di bawah ini  adalah gambar dari Wouter Theodorus van Dusseldorp. Salah satunya menunjukkan potret W.Th. Dusseldorp saat tengah memantau pembangunan jembatan beton Kali Klawing, Purbalingga pada tahun 1930. 

Dua potret lainnya masing-masing menggambarkan rakyat jelata Purbalingga yang berdiri berjajar di jalanan kota dan sebuah tanah lapang. Mereka kemungkinan tengah menyaksikan seremoni pembangunan Jembatan Kali Klawing. Jembatan tersebut kini telah dibangun ulang dan masih berdiri kokoh. Sebuah potret lainnya menggambarkan Dusseldorp tengah berpose di bawah pohon raksasa.

Penelusuran yang dilakukan oleh Jemari Gunungwuled belum berhasil membedah profil lengkap sang pejabat Hindia Belanda di tahun 1930 ini. Yang pasti tak terbantahkan, Dusseldorp menduduki sebuah jabatan penting pada masa pemerintahan Hindia Belanda tempo dulu.

Menilik data-data sejarah yang ada, setidaknya Dusseldorp berdinas di Hindia Belanda saat pimpinan tertingginya dijabat oleh Gubernur Batavia, Andries Cornelies Dirk de Graeff yang memerintah pada periode 7 September 1926 hingga 11 September 1931.

Selain potret kegiatan Dusseldorp, kami juga menyajikan potret seorang guru Eropa bersama murid-muridnya di Purbalingga. Ada juga potret sepasukan polisi bersama satu keluarga dalam sebuah acara perpisahan.

Berikut ini, jejak kolonialisme di Purbalingga yang diabadikan dalam bentuk karya fotografi:

1. Potret guru Eropa dengan murid-muridnya di Purbalingga diambil pada Februari 1932. Dokumen KITLV berjudul Vermoedelijk een Europese lerares met haar leerlingen te Poerbolinggo. 





www.jemarigunungwuled.or.id

2. Potret sekelompok polisi lapangan Purbalingga dalam sebuah acara perpisahan diambil pada 3 April 1939. Dokumen KITLV berjudul Groepsportret van de veldpolitie te Poerbolinggo ter gelegenheid van een afscheid.

www.jemarigunungwuled.or.id

3. Potret masyarakat Purbalingga diambil pada tahun 1930. Artist Dusseldorp, Wouter Theodorus van.  Dokumen KITLV berjudul Volksfeest te Poerbolinggo in Midden-Java.


www.jemarigunungwuled.or.id

4. Potret W.Th. van Dusseldorp di Purbalingga Jawa Tengah pada tahun 1930. Dokumen KILTV berjudul W.Th. van Dusseldorp te Poerbolinggo in Midden-Java.

www.jemarigunungwuled.or.id

5. Potret W.Th. Dusseldorp tengah memantau pembangunan jembatan beton Kali Klawing, Purbalingga 1930. Dokumen KITLV berjudul  W.Th. van Dusseldorp bij de bouw van een betonnen brug over de Klawing in de buurt van Poerbolinggo.

www.jemarigunungwuled.or.id

6. Potret W.Th. van Dusseldorp di bawah pohon besar di Purbalingga tahun 1930. Dokumen KITLV berjudul W.Th. van Dusseldorp bij kenaribomen te Poerbolinggo in Midden-Java.

www.jemarigunungwuled.or.id
Penulis: S.N. Hidayat

Wednesday, 10 September 2014

Nama Desa, Kelurahan, Kecamatan dan Kode Pos di Kabupaten Purbalingga

Tak kenal maka tak sayang. Agar bisa lebih mengenal Purbalingga, ada baiknya Anda mengetahui nama-nama desa, kelurahan dan kecamatan yang ada di Kabupaten Purbalingga. Berikut ini, Jemari Gunungwuled menyajikan daftar nama-nama Kelurahan/Desa dan Kecamatan beserta nomor kode pos. Siapa tahu, suatu saat Anda membutuhkannya.

1. Kecamatan Bobotsari
- Kelurahan/Desa Banjarsari (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Bobotsari (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Dagan (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Gandasuli (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Gunungkarang (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Kalapacung (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Karangduren (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Karangmalang (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Karangtalun (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Limbasari (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Majapura (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Pakuncen (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Palumbungan Kulon (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Palumbungan Wetan (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Talagening (Kodepos : 53353)
- Kelurahan/Desa Tlagayasa (Kodepos : 53353)

2. Kecamatan Bojongsari
- Kelurahan/Desa Banjaran (Kodepos : 53362)
- Kelurahan/Desa Beji (Kodepos : 53362)
- Kelurahan/Desa Bojongsari (Kodepos : 53362)
- Kelurahan/Desa Brobot (Kodepos : 53362)
- Kelurahan/Desa Bumisari (Kodepos : 53362)
- Kelurahan/Desa Galuh (Kodepos : 53362)
- Kelurahan/Desa Gembong (Kodepos : 53362)
- Kelurahan/Desa Kajongan (Kodepos : 53362)
- Kelurahan/Desa Karangbanjar (Kodepos : 53362)
- Kelurahan/Desa Metenggeng (Kodepos : 53362)
- Kelurahan/Desa Pagedangan (Kodepos : 53362)
- Kelurahan/Desa Patemon (Kodepos : 53362)
- Kelurahan/Desa Pekalongan (Kodepos : 53362)

3. Kecamatan Bukateja
- Kelurahan/Desa Bajong (Kodepos : 53382)
- Kelurahan/Desa Bukateja (Kodepos : 53382)
- Kelurahan/Desa Cipawon (Kodepos : 53382)
- Kelurahan/Desa Karangcengis (Kodepos : 53382)
- Kelurahan/Desa Karanggedang (Kodepos : 53382)
- Kelurahan/Desa Karangnangka (Kodepos : 53382)
- Kelurahan/Desa Kebutuh (Kodepos : 53382)
- Kelurahan/Desa Kedungjati (Kodepos : 53382)
- Kelurahan/Desa Kembangan (Kodepos : 53382)
- Kelurahan/Desa Kutawis (Kodepos : 53382)
- Kelurahan/Desa Majasari (Kodepos : 53382)
- Kelurahan/Desa Penaruban (Kodepos : 53382)
- Kelurahan/Desa Tidu (Kodepos : 53382)
- Kelurahan/Desa Wirasaba (Kodepos : 53382)

4. Kecamatan Kaligondang
- Kelurahan/Desa Penaruban (Kodepos : 53331)
- Kelurahan/Desa Arenan (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Brecek (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Cilapar (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Kaligondang (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Kalikajar (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Kembaran Wetan (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Lamongan (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Pagerandong (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Penolih (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Selakambang (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Selanegara (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Sempor Lor (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Sidanegara (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Sidareja (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Sinduraja (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Slinga (Kodepos : 53391)
- Kelurahan/Desa Tejasari (Kodepos : 53391)

5. Kecamatan Kalimanah
- Kelurahan/Desa Kalikabong (Kodepos : 53321)
- Kelurahan/Desa Babakan (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Blater (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Grecol (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Jompo (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Kalimanah Kulon (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Kalimanah Wetan (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Karangmanyar (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Karangpetir (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Karangsari (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Kedungwuluh (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Klapasawit (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Manduraga (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Mewek (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Rabak (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Selabaya (Kodepos : 53371)
- Kelurahan/Desa Sidakangen (Kodepos : 53371)

6. Kecamatan Karanganyar
- Kelurahan/Desa Banjarkerta (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Brakas (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Buara (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Bungkanel (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Jambudesa (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Kabunderan (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Kalijaran (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Kaliori (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Karanganyar (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Karanggedang (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Lumpang (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Maribaya (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Ponjen (Kodepos : 53354)

7. Kecamatan Karangjambu
- Kelurahan/Desa Danasari (Kodepos : 53357)
- Kelurahan/Desa Jingkang (Kodepos : 53357)
- Kelurahan/Desa Karangjambu (Kodepos : 53357)
- Kelurahan/Desa Purbasari (Kodepos : 53357)
- Kelurahan/Desa Sanguwatang (Kodepos : 53357)
- Kelurahan/Desa Sirandu (Kodepos : 53357)

8. Kecamatan Karangmoncol
- Kelurahan/Desa Baleraksa (Kodepos : 53355)
- Kelurahan/Desa Grantung (Kodepos : 53355)
- Kelurahan/Desa Karangsari (Kodepos : 53355)
- Kelurahan/Desa Kramat (Kodepos : 53355)
- Kelurahan/Desa Pekiringan (Kodepos : 53355)
- Kelurahan/Desa Pepedan (Kodepos : 53355)
- Kelurahan/Desa Rajawana (Kodepos : 53355)
- Kelurahan/Desa Sirau (Kodepos : 53355)
- Kelurahan/Desa Tajug (Kodepos : 53355)
- Kelurahan/Desa Tamansari (Kodepos : 53355)
- Kelurahan/Desa Tunjungmuli (Kodepos : 53355)

9. Kecamatan Karangreja
- Kelurahan/Desa Gondang (Kodepos : 53357)
- Kelurahan/Desa Karangreja (Kodepos : 53357)
- Kelurahan/Desa Kutabawa (Kodepos : 53357)
- Kelurahan/Desa Serang (Kodepos : 53357)
- Kelurahan/Desa Siwarak (Kodepos : 53357)
- Kelurahan/Desa Tlahab Kidul (Kodepos : 53357)
- Kelurahan/Desa Tlahab Lor (Kodepos : 53357)

10. Kecamatan Kejobong
- Kelurahan/Desa Timbang (Kodepos : 53314)
- Kelurahan/Desa Bandingan (Kodepos : 53392)
- Kelurahan/Desa Gumiwang (Kodepos : 53392)
- Kelurahan/Desa Kedarpan (Kodepos : 53392)
- Kelurahan/Desa Kejobong (Kodepos : 53392)
- Kelurahan/Desa Krenceng (Kodepos : 53392)
- Kelurahan/Desa Lamuk (Kodepos : 53392)
- Kelurahan/Desa Langgar (Kodepos : 53392)
- Kelurahan/Desa Nangkasawit (Kodepos : 53392)
- Kelurahan/Desa Nangkod (Kodepos : 53392)
- Kelurahan/Desa Pandansari (Kodepos : 53392)
- Kelurahan/Desa Pangempon (Kodepos : 53392)
- Kelurahan/Desa Sokanegara (Kodepos : 53392)

11. Kecamatan Kemangkon
- Kelurahan/Desa Bakulan (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Bokol (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Gambarsari (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Jetis (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Kalialang (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Karangkemiri (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Karangtengah (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Kedungbenda (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Kedunglegok (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Kemangkon (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Majasem (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Majatengah (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Muntang (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Panican (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Pegandekan (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Plumutan (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Senon (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Sumilir (Kodepos : 53381)
- Kelurahan/Desa Toyareka (Kodepos : 53381)

12. Kecamatan Kertanegara
Daftar nama Desa/Kelurahan di Kecamatan Kertanegara di Kota/Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) :
- Kelurahan/Desa Adiarsa (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Condong (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Darma (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Karang Tengah (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Karangasem (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Karangpucung (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Kasih (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Kertanegara (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Krangean (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Langkap (Kodepos : 53354)
- Kelurahan/Desa Margasana (Mergasana) (Kodepos : 53354)

13. Kecamatan Kutasari
- Kelurahan/Desa Candinata (Kodepos : 53361)
- Kelurahan/Desa Candiwulan (Kodepos : 53361)
- Kelurahan/Desa Cendana (Kodepos : 53361)
- Kelurahan/Desa Karangaren (Kodepos : 53361)
- Kelurahan/Desa Karangcegak (Kodepos : 53361)
- Kelurahan/Desa Karangjengkol (Kodepos : 53361)
- Kelurahan/Desa Karangklesem (Kodepos : 53361)
- Kelurahan/Desa Karanglewas (Kodepos : 53361)
- Kelurahan/Desa Karangreja (Kodepos : 53361)
- Kelurahan/Desa Kutasari (Kodepos : 53361)
- Kelurahan/Desa Limbangan (Kodepos : 53361)
- Kelurahan/Desa Meri (Kodepos : 53361)
- Kelurahan/Desa Munjul (Kodepos : 53361)
- Kelurahan/Desa Sumingkir (Kodepos : 53361)

14. Kecamatan Mrebet
- Kelurahan/Desa Binangun (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Bojong (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Campakoah (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Cipaku (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Karang Nangka (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Karangturi (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Kradenan (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Lambur (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Mangunegara (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Mrebet (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Onje (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Pager Andong (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Pengalusan (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Sangkanayu (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Selaganggeng (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Serayu Karanganyar (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Serayu Larangan (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Sindang (Kodepos : 53352)
- Kelurahan/Desa Tangkisan (Kodepos : 53352)

15. Kecamatan Padamara
- Kelurahan/Desa Bojanegara (Kodepos : 53372)
- Kelurahan/Desa Dawuhan (Kodepos : 53372)
- Kelurahan/Desa Gemuruh (Kodepos : 53372)
- Kelurahan/Desa Kalitinggar (Kodepos : 53372)
- Kelurahan/Desa Kalitinggar Kidul (Kodepos : 53372)
- Kelurahan/Desa Karanggambas (Kodepos : 53372)
- Kelurahan/Desa Karangjambe (Kodepos : 53372)
- Kelurahan/Desa Karangpule (Kodepos : 53372)
- Kelurahan/Desa Karangsentul (Kodepos : 53372)
- Kelurahan/Desa Mipiran (Kodepos : 53372)
- Kelurahan/Desa Padamara (Kodepos : 53372)
- Kelurahan/Desa Prigi (Kodepos : 53372)
- Kelurahan/Desa Purbayasa (Kodepos : 53372)
- Kelurahan/Desa Sokawera (Kodepos : 53372)

16. Kecamatan Pengadegan
- Kelurahan/Desa Bedagas (Kodepos : 53393)
- Kelurahan/Desa Karangjoho (Kodepos : 53393)
- Kelurahan/Desa Larangan (Kodepos : 53393)
- Kelurahan/Desa Pangadegan (Kodepos : 53393)
- Kelurahan/Desa Panunggalan (Kodepos : 53393)
- Kelurahan/Desa Pasunggingan (Kodepos : 53393)
- Kelurahan/Desa Tegalpingen (Kodepos : 53393)
- Kelurahan/Desa Tetel (Kodepos : 53393)
- Kelurahan/Desa Tumanggal (Kodepos : 53393)

17. Kecamatan Purbalingga
- Kelurahan/Desa Purbalingga Lor (Kodepos : 53311)
- Kelurahan/Desa Purbalingga Kulon (Kodepos : 53312)
- Kelurahan/Desa Purbalingga Kidul (Kodepos : 53313)
- Kelurahan/Desa Penambongan (Kodepos : 53314)
- Kelurahan/Desa Kedung Menjangan (Kodepos : 53315)
- Kelurahan/Desa Toyareja (Kodepos : 53315)
- Kelurahan/Desa Bancar (Kodepos : 53316)
- Kelurahan/Desa Jatisaba (Kodepos : 53316)
- Kelurahan/Desa Purbalingga Wetan (Kodepos : 53317)
- Kelurahan/Desa Wirasana (Kodepos : 53318)
- Kelurahan/Desa Bojong (Kodepos : 53319)
- Kelurahan/Desa Kandang Gampang (Kodepos : 53319)
- Kelurahan/Desa Kembaran Kulon (Kodepos : 53319)

18. Kecamatan Rembang
- Kelurahan/Desa Bantarbarang (Kodepos : 53356)
- Kelurahan/Desa Bodas Karangjati (Kodepos : 53356)
- Kelurahan/Desa Gunungwuled (Kodepos : 53356)
- Kelurahan/Desa Karangbawang (Kodepos : 53356)
- Kelurahan/Desa Losari (Kodepos : 53356)
- Kelurahan/Desa Makam (Kodepos : 53356)
- Kelurahan/Desa Panusupan (Kodepos : 53356)
- Kelurahan/Desa Sumampir (Kodepos : 53356)
- Kelurahan/Desa Tanalum (Kodepos : 53356)
- Kelurahan/Desa Wanogara Kulon (Kodepos : 53356)
- Kelurahan/Desa Wanogara Wetan (Kodepos : 53356)
- Kelurahan/Desa Wlahar (Kodepos : 53356)

Semoga bermanfaat.

Tuesday, 30 April 2013

Riwayat Dua Bioskop di Kota Purbalingga

Riwayat dua bioskop di Kota Purbalingga

Jaman dulu di Kota Purbalingga berdiri dua bioskop yaitu Bralink Theatre dan Rayuan Theatre. Keberadaan bioskop itu cukup memberikan hiburan bagi masyarakat. Jika ada film nasional baru yang diputar, warga berbondong-bondong datang ke bioskop. Pelajar SMA juga kerap menjadikan bioskop sebagai tempat paling favorit untuk menghabiskan sisa waktu sepulang sekolah.

Pada masa jayanya, dua bioskop itu gencar berpromosi dengan cara yang sangat tradisional. Setiap hari, ada mobil yang ditempeli poster film berkeliling kota. Woro-woro dilakukan dengan pengeras suara. Mereka membagi-bagikan kertas kecil berisi poster film dan jadwal penayangannya. Anak-anak kecil berlarian mengejar mobil itu demi mendapatkan potongan iklan bioskop itu. Di tempat-tempat umum juga banyak tertempel iklan serupa.

 
Desain diolah oleh Sofyan NH | Bloggerized by Ideaku Online | Gunungwuled